Program semester pendek merupakan penyelenggaraan pendidikan yang
sesuai dengan sistem kredit. Beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar
dan beban lembaga penyelenggara program dinyatakan dalam satuan kredit.
Semester pendek diselenggarakan setiap tahun dan dilaksanakan di antara
semester genap dan ganjil. Jumlah serta jenis mata kuliah yang ditawarkan dalam
semester pendek ditetapkan oleh Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan
(BAAK) di bawah Pembantu Direktur I dengan batasan jumlah kredit maksimal yang
dapat ditempuh oleh setiap mahasiswa selama mengikuti kuliah semester
pendek tanpa memperhatikan indeks prestasi atau IPK semester sebelumnya. Tujuan
diadakannya semester pendek adalah memberi kesempatan kepada mahasiswa
yang akan memanfaatkan masa liburan dan memberi peluang/ kesempatan yang lebih
luas bagi mahasiswa untuk memperbaiki kinerja studinya ataupun bagi mahasiswa
yang cakap dan giat belajar untuk dapat mempercepat masa studinya.
Friday, January 17, 2014
Wednesday, January 15, 2014
Pendekatan Klinis dan Diagnosis Anemia
PENDAHULUAN
Anemia didefinisikan sebagai berkurangnya 1
atau lebih parameter sel darah merah: konsentrasi hemoglobin, hematokrit atau
jumlah sel darah merah. Menurut kriteria WHO anemia adalah kadar hemoglobin di
bawah 13 g% pada pria dan di bawah 12 g% pada wanita. Berdasarkan kriteria WHO
yang direvisi/ kriteria National Cancer Institute, anemia adalah kadar
hemoglobin di bawah 14 g% pada pria dan di bawah 12 g% pada wanita. Kriteria
ini digunakan untuk evaluasi anemia pada penderita dengan keganasan. Anemia
merupakan tanda adanya penyakit. Anemia selalu merupakan keadaan tidak normal
dan harus dicari penyebabnya. Anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
laboratorium sederhana berguna dalam evaluasi penderita anemia.
Tuesday, January 14, 2014
Kisah Solihin

Suatu ketika seorang pemuda bernama Solihin pernah
bermimpi bertemu dengan seorang kakek tua dengan jenggot putihnya yang tebal
dan memakai pakaian kerajaan terdahulu, dalam mimpinya tersebut ia diberi
petunjuk oleh si kakek agar segera pergi merantau, maka ia akan bertemu dengan
seorang wanita yang cantik jelita di tengah perantauannya tersebut, dan wanita
itulah yang akan menjadi pasangan hidup (istri) nya kelak, tidak hanya itu ia
pun bisa memperoleh kebahagiaan yang tak berpenghujung. Kakek itu menyuruh Solihin
merantau ke lembah bayangan.
Sunday, January 12, 2014
Langit dan Bumi
Sering kita mendengar seseorang mengadili orang lain seakan-akan
mengutuknya dengan istilah "Kalian sangat jauh berbeda, bagaikan langit
dan bumi yang takkan pernah bisa menyatu", sehingga mereka yang dikutuk
spontan down. (Hahaa..
semudah itukah?)
Kebanyakan orang umumnya selalu mengumpamakan "LANGIT DAN
BUMI" ini sebagai dua unsur yang sangat jauh berbeda dan seolah tak mampu
untuk disatukan lagi karena perbedaan itu.
Mari kita renungkan sejenak fakta tentang keadaan langit dan bumi
beserta isi-isinya!
Bagaimana keadaan langit tanpa bumi? dan
Bagaimana keadaan bumi tanpa langit?
Akankah tercipta kehidupan di jagat raya ini jika salah satu dari
keduanya tidak ada?
Dunia akan kacau, jika hal seperti demikian terjadi, jelas bahwa
langit dan bumi dihadirkan oleh sang Pencipta untuk saling melengkapi dan
memberi kehidupan bagi kita semua yang ada di dalamnya. Kalau menurut logika
manusia, memang pemikirannya cenderung mengarah ke suatu perbedaan secara fisik
maupun fungsinya. Namun perbedaan semacam itu tidak sepatutnya kita jadikan
sebagai suatu jurang pemisah, melainkan suatu keadaan yang mendorong kita untuk
saling mengisi kekurangan satu sama lain dengan sebuah kebersamaan.
Ingatlah bahwa "BUMI ADA KARENA LANGIT, BEGITUPUN LANGIT ADA KARENA
BUMI"
Jadi, maknailah segala sesuatu dengan hal yang positif! (POSITIF
THINKING)
Friday, November 22, 2013
Tentang Kemalasan

Di dunia ini tidak ada orang ber-OTAK yang bodoh (kecuali
orang-orang yang benar-benar sudah kehilangan fungsi otaknya), yang ada hanya
sekumpulan orang-orang yang tidak mau menjadi cerdas oleh karena faktor
kemalasan yang mendominasi, alasan lainnya bisa karena orang-orang ini tidak
mengetahui cara yang tepat untuk menjadi orang yang cerdas (sebenarnya
alasannya sama saja karena MALAS, tidak ada kemauannya atau usahanya untuk
mencari tahu)
Referensi: “PENGALAMAN PRIBADI”
Mungkin meragukan anda, karena memang ini hanyalah persepsi saya
berdasarkan apa yang telah saya alami, yang saya pikirkan, dan yang saya
rasakan. Saya sangat yakin setiap orang memiliki pendapat yang bervariasi
tentang faktor kemalasan seperti yang saya maksudkan dalam pernyataan di atas,
oleh karena keadaan setiap individu yang bervariasi pula. Dengan ini saya
tegaskan bahwa KEMALASAN ADALAH SATU DARI RATUSAN FAKTOR PENYEBAB KEBODOHAN,
maka dari itu SIFAT MALAS WAJIB UNTUK KITA HINDARI.
Ada teman saya, pada saat menjelang ujian kerjaannya kalau bukan
tidur terus, nonton Korean Movie terus (yang lagi trend
sekarang). Tapi pada saat pengumuman hasil, justru nilainya yang paling bagus.
Ada juga yang pada saat menjelang ujian kerjaannya belajar terus, begadang
semalaman sampai lupa tidur atau bisa juga tidak lupa tidur tapi bukunya
terbawa-bawa sampai ke mimpi (hahaha). Tapi pada saat pengumuman hasil,
nilainya standar saja. Antara harapan
dan kenyataan yang bertolak belakang. Itulah usaha dengan pencapaian (hasil akhir) yang sulit ditebak.
Kalau saya beda! Pencapaian saya paling bisa ditebak, kalau pada
saat menjelang ujian kerjaan saya cuma bermalas-malasan seperti yang dilakukan
teman saya, nilainya ya jelek. Tapi kalau tiba-tiba muncul semangat belajar
(sayangnya jarang), Alhamdulillah bisa dapat nilai bagus. Mustahil saya bisa
dapat nilai bagus kalau cuma bermodal malas. Kecuali kalau keajaiban itu ada,
yang datangnya dari tetangga bangku saat ujian (:p).
Jelas bukan perbedaan yang sangat menonjol antara saya dan teman saya? Saya
dengan masalah bagus tidaknya nilai saya yang sangat bergantung pada malas atau
tidaknya saya untuk belajar. Dan teman saya yang nilainya tidak terlalu
bergantung pada derajat kemalasannya akan tetapi bisa jadi disebabkan oleh
faktor permasalahan yang lain.
Nah, itulah sedikit pengakuan saya tentang KEBODOHAN saya yang selama ini menjadi boomerang bagi batin saya karena setiap saat harus bercermin pada hidup yang penuh dengan rasa penyesalan karena KEMALASAN yang selalu mendahului niat mulia saya pada saat akan memulai sesuatu.
Saya tidak malu mengakui kebodohan dan kemalasan karena saya adalah manusia yang tidak luput dari kesalahan, dan kedua hal itu adalah kesalahan terbesar yang pernah saya miliki dalam hidup saya. Meskipun kata “bodoh” dan “malas” selalu mengikut sebagai embel-embel dari kata “saya” namun bukan itu yang penting. Yang terpenting adalah kebanggaan saya terhadap diri saya pribadi karena selalu ada niat dan kemauan saya untuk memisahkan kedua kata itu (“bodoh” dan “malas”) dari kata “saya”, kemudian menggantinya dengan kata “cerdas” dan “sukses”.
Harapan saya, terkhusus bagi teman-teman yang berpendapat sama dengan saya bahwa kemalasan adalah sebuah tembok penghalang untuk menuju pada kecerdasan (sebetulnya bukan hanya kecerdasan, tapi kemalasan juga bisa menjadi benteng penghalang keberhasilan dan kesuksesan yang selama ini kita angan-angankan). Semoga kalian bisa melawan rasa malas itu. Lawanlah dengan memikirkan serta mempertegas lagi tujuan dan harapan kalian. Bertanyalah pada diri kalian “kenapa kalian harus menjadi orang yang cerdas, orang yang berhasil dan sukses?” dan “untuk siapa kalian harus berada di posisi itu?” Kalau jawaban saya, sudah pasti ORANG TUA (Motivasi terbesar saya hingga detik ini).
Friday, April 12, 2013
Mamaku Tersayang
.jpg)
Wanita...
Wanita itu adalah sosok yang sangat dirindukan, karena segala
bentuk kasih sayang datangnya dari wanita. Candanya, tawanya, kepeduliannya,
penjagaannya, bahkan omelannya pun bisa menjadi perwujudan dari cinta kasihnya.
Dan saya melihat sosok wanita itu dalam diri seseorang yang kupanggil 'Mama'
atau yang kalian kenal dengan sebutan
'Ibu'.
Hidup yang kujejaki ini, kuingin hanya untuknya. Buah
usahaku kelak, ingin kupersembahkan hanya untuknya. Kuingin dengan
keberhasilanku di masa mendatang akan membanggakannya. Karena semua hal yang
ada padaku saat ini bermula darinya. Maka sudah seharusnya semua kembali
padanya.
Kumohon tetaplah bersamaku sampai akhir waktu, dan bersama kita
jalani hidup yang tak pernah lepas dari cobaan ini. Jika yang kuhadapi itu
adalah sebuah kesenangan, maka tetaplah di sampingku tuk melaluinya, namun jika
itu adalah suatu musibah, tidak masalah jika aku yang harus melaluinya sendiri.
Asalkan engkau bahagia, apapun akan kulakukan. Dan jangan lupa libatkan aku
dalam setiap masalahmu, karena untuk itulah aku terlahir ke dunia.
Dan maafkan jika aku tak pernah peduli dengan Hari Ibu. Bagiku tak
perlu menunggu satu hari itu untuk mempersembahkan sesuatu yang istimewa,
karena setiap saat di hari-hariku adalah hari untukmu ibu, walaupun kadang itu
tak selalu terlihat istimewa di matamu.
Terimah Kasih ya Allah, Engkau telah mengizinkan aku menjadi anak
'Mama'ku dan aku bahagia karenanya.
Satu pesan buat teman saya yang baru saja kehilangan mamanya, "kuatkan
hatimu teman! berusahalah untuk selalu tegar dan yakinlah bahwa cinta kasih ibu
akan selalu ada, kekal abadi selamanya! tak terbatas oleh ruang dan waktu" o:)
Subscribe to:
Posts (Atom)